"IBU KANDUNG PERJUANGAN'' RAHMAH EL-YUNUSIYAH. - PESANTREN TAHFIDZUL QUR'AN AL AZZAAM

Latest

Minggu, 12 Maret 2017

"IBU KANDUNG PERJUANGAN'' RAHMAH EL-YUNUSIYAH.

Wanita. Membicarakan makhluk tuhan yang satu ini tidak akan ada habisnya. Selalu menarik untuk dibincangkan dalam berbagai sudut pandang. Mulai dari aksi perjuangan heroik, sampai alis dan bulu mata yang ditebang dan direboisasi kembali ^_^

Kali ini kita akan bicara seorang wanita yang 'Warbiyasah'. Sejarah memahat sepak juangnya di dinding sejarah sebagai "Ibu Kandung Perjuangan". Karena perannya dalam pendidikan perempuan negeri ini.

Rahmah El-Yunusiyah, wanita kelahiran 29 Desember 1900 ini adalah Musimah pertama yang mendirikan Madrasah bagi perempuan (madrasah lil banaat) di Bumi Pertiwi ini. Tepatnya pada tanggal 1 November 1923.

Pendidikan telah mengalir dalam tiap deru nafas dan aliran darah dalam nadi perempuan berdarah Minang ini. Semangat juangnnya untuk mencerdaskan dan mendidik wanita Indonesia telah terpatri dalam sanubarinya. "Menuntut ilmu itu wajib bagi muslim dan muslimah" . Spirit pendidikan yang ia usung adalah pendidikan Islam, yang berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah.

Ia melakukan banyak studi banding ke Sumatra dan Jawa guna mengembangkan wawasannya tentang pendidikan. Pada tahun 1937 ia mendirikan Kulliyat al-Mu'allimin al-Islamiyah (program 3 tahun) bagi calon guru.

Tahun 1955, Rektor Universitas Al-Azhar Mesir, Syaikh Abbdurrahman Taj datang ke Pandang Panjang. Jauh-jauh menyeberangi samudera ke Indonesia untuk melihat bagaimana Rahmah menjalankan pendidikan bagi wanita. Karena pada saat itu di Al-Azhar belum ada lembaga pendidiakan bagi perempuan. Sang Rektor begitu tertarik dengan sistem pembelajaran yang diterapkan Indonesia bagi putri-putri bangsa. Dan tak lama setelah itu barulah berdiri lembaga khusus perempuan di Mesir dengan nama 'Kulliayatul Banat'

Dua tahun berikutnya di tahun 1957, Rahmah memndapat undangan langsang ke Kairo untuk mendapat sebuah gelar kehormatan "Syaikhoh" oleh universitas Al-Azhar. Sebuah gelar yang belum pernah diberikan kepada siapapun sebelumnya. Warbiyasah bukan?

"Ibu Kita"  Rahmah El-Yunusiyah tidak hanya berkecimpung dalam pendidikan saja. Ia juga berperan dalam pembentukan TKR (Tentara Keamanan Rakyat) di Sumatra Barat. Ia juga termasuk yang ikut mendirikan Partai Masyumi cabang Sumatera Barat.

"Ibu Kita" ini benar-benar wanita baja. Tiada kata lelah untuk perjuangan agama dan bangsa. Bahkan konon, ia adalah orang yang pertama mengibarkan 'Merah Putih" di tanah Minang saat proklamasi didengungkan, kemudian diikuti oleh masyarakat seluruhnya. Semoga Allah Merahmati 'Ibu Kita'.

Author : Fadjar Jaganegara, Bumi Pertiwi.
__________________________________
Sumur data:
1. Tulisan Susiyanto -Dosen IAIN Surakarta- dalam tulisannya yang berjudul: Syaikhah rahmah El Yunusiyah : Pendidik dan Ibu Kandung Perjuangan
2. Majalah jejak Islam : Musimah dalam panggung sejarah

Popular

VIDEO PROFIL